support@iramura.com
support@iramura.com
Category

Yuk Kenali Ragam Jenis Container dan Ukurannya

Yuk Kenali Ragam Jenis Container dan Ukurannya

Dalam aktifitas perdagangan internasional atau ekspor impor, peti kemas atau container adalah komponen yang tidak dapat dipisahkan. Jenis container juda sangat bervariasi. Oleh karenanya, jika bisnis Anda berorientasi ekspor atau mungkin sedang belajar ekspor, maka Anda wajib memiliki pengetahuan tentang ragam jenis container.

Keragaman jenis container itu sendiri tak terlepas dari kebutuhan dalam muat barang ekspor impor. Sebuah container didesain untuk memudahkan proses perpindahan barang dengan menggunakan berbagai jenis moda transportasi seperti melalui pesawat terbang, kapal laut, kereta api atau menggunakan truk tanpa harus membongkar muat barang barangnya.

Container juga dirancang agar bisa digunakan berulang kali. Dengan bentuk dan bahan yang kokoh penggunaan container ditujukan supaya bisa menyatukan berbagai muatan menjadi satu dan mudah dipindahkan serta bisa ditumpuk untuk penyimpanan.

Manfaat Container

Pengiriman barang menggunakan container dalam kegiatan ekspor memiliki manfaat tersendiri. Khususnya bagi 3 (tiga) pelaku aktifitas kegiatan yakni daru sudut pandang eksportir/importir, pemilik kapal, dan pelabuhan.

Manfaat Bagi Eksportir/Importir

  1. Mengurangi biaya transportasi
  2. Menghemat biaya pelabuhan (port charge)
  3. Mengurangi biaya pergudangan dan inventori
  4. Mengurangi biaya pengepakan/pengemasan
  5. Mengurangi premi asuransi

Manfaat Bagi Pemilik Kapal

  1. Mempercepat waktu penyelesaian bongkar muat
  2. Bisa memuat lebih banyak cargo

Manfaat Bagi Pelabuhan

Mengurangi kemacetan pelabuhan
Mempercepat proses bongkar muat

Jadi, kita perlu memakai kontainer ketika melakukan ekspor/impor supaya menghemat biaya, waktu, memudahkan proses yang terjadi, dan lain sebagainya.

Jenis Container Berasarkan Ukuran

Berdasarkan ukuran, ada 3 (tiga) jenis container yang sering digunakan dalam aktifitas perdagangan ekspor, antara lain:

Container 20 ft

Container ukuran 20 ft merupakan container dengan standar ukuran ISO yang paling banyak digunakan saat ini. Khususnya dalam pengiriman menggunakan kapal laut, baik kapal besar atau kecil.

Untuk ukuran luarnya, container 20 ft. memiliki dimensi panjang 20 ft, lebar 8 ft, dan tinggi 8,6 ft. Atau dalam ukuran metrik yakni panjang sekitar 6,06m, lebar 2,44m, dan tinggi 2,56m.

Ukuran container 20 ft memiliki dimensi bagian dalam: panjang 5,92m, lebar 2,34m, dan tinggi 2,38m. Dengan demikian dimensi yang bisa diangkut di container ini sebesar 33 cubic meter.

Kapasitas angkut container 20 ft container ini adalah 33 CBM atau sekitar 22,1 ton.

Container 40 ft

Sesuai dengan namannya, ukuran container ini dua kali lebih panjang dari container berukuran 20 ft.
Biasanya biaya penyewaan dari container 40 ft. hanya sekitar 20% lebih mahal dari container 20 ft. yang mana hal tersebut tentu menguntungkan jika ingin mengirim muatan barang yang berjumlah besar.

Ukuran luar dari container ini berdimensi panjang 40 ft, lebar 8 ft, dan tinggi 8,6 ft. Dalam konversi metrik adalah panjang 12,19m, lebar 2,44m, dan tinggi 2,56m.

Untuk ukuran dalamnya adalah panjang 12,4m, lebar 2,31m, dan tinggi 2,38m. Jadi, dimensi barang yang bisa diangkut sebesar 67,3 cubic meter.

Kapasitas angkut container 40 ft adalah 60 CBM atau sekitar 27,396 ton.

Container 40 ft High Cub (HC)

Container berukuran 40 ft high cube yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dari container 40 ft. Secara fisik ukuran dimensinya lebih tinggi dari container ukuran 40 ft.

Ukuran dimensi dari container 40 ft High Cube memiliki panjang 40 ft, lebar 8 ft, dan tinggi 9,6 ft atau panjang 12,19m, lebar 2,44m, dan tinggi 2,59m.

Ukuran dalamnya memiliki panjang 12,4m, lebar 2,31m, dan tinggi 2,68m. Lalu, kapasitas volumenya adalah 76 cubic meter.

Kapasitas angkut container 40 ft HC ini adalah 76 CBM atau sekitar 29,6 ton.

Jenis Container Berdasarkan Fungsi / Kegunaan

Sedangkan menurut tujuan penggunaan atau jenis barang yang dimuat, container dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, antara lain :

General Container, fungsi container ini digunakan untuk mengangkut barang-barang umum (general cargo), meliputi : General Purpose Container, Open Side Container, Open-Top Container, Ventilated Container.

Thermal Container, yaitu container yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk tujuan tertentu. Yang termasuk kontainer jenis ini adalah : Insulated Container, Reefer Container, Heated Container.

Tank Container, adalah container berbentuk tangki yang ditempatkan di dalam kerangka peti kemas. container jenis ini biasanya untuk muatan cair (bulk liquid) dan gas (bulk gas).

Dry Bulk Container, container jenis ini merupakan general purpose container yang dipergunakan khusus untuk mengangkut muatan curah (bulk cargo), tetapi untuk memuat atau membongkar muatan tidak melalui pintu depan seperti pada umumnya melainkan melalui pintu (lubang) di bagian atas kontainer, sedangkan untuk mengeluarkan muatan melalui pintu (lubang) di bagian bawah. Lubang di bagian atas tersebut bisa juga digunakan untuk mengeluarkan muatan dengan cara dihisap (pressure discharge).

Platform Container, merupakan container yang hanya terdiri dari lantai dasar dan atau ditambah tiang / dinding penyangga saja. Container jenis ini biasanya untuk barang-barang yang over dimension seperti mesin, trafo, dll.

Special Container, yaitu container yang khusus dibuat untuk muatan tertentu, misal muatan ternak hidup, mobil, dll.

Copyright © IraMura.com