support@iramura.com
support@iramura.com
Category

Tips Sederhana Cara Menentukan Harga Jual Ekspor

Tips Sederhana Cara Menentukan Harga Jual Ekspor

Harga selalu menjadi fokus para buyer/ importer dalam melakukan transaksi di pasar internasional. Karena itu, sebagai eksportir kita harus pintar menentukan harga jual ekspor, yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bersaing dengan kompetitor.

Salah satu tujuan berbisnis adalah untuk mendapatkan laba. Sama halnya dalam bisnis ekspor, kita harus pintar-pintar menentukan harga. Jangan sampai harga yang kita tawarkan kepada buyer terlalu murah atau terlalu mahal. Jadi harga itu harus dihitung dengan serius.

Indonesia memiliki komoditas unggulan di pasar internasional. Tentunya dalam hal harga, pastinya juga bersaing dengan negara lain yang memiliki komoditas serupa. Harga jual ekspor sangat berperan dalam keberhasilan ekspor suatu komoditas.

Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda benar-benar mempersiapkan harga jual ekspor yang tepat, agar bisa bersaing di pasar global. Hal ini perlu diperhatikan agar komoditas unggulan Indonesia tetap bisa bersaing dengan negara lain. Namun sebelum membahas cara menentukan harga jual ekspor, ketahui terlebih dulu apa saja komoditas unggulan yang dimiliki Indonesia.

Sekilas Komoditas Unggulan Yang Kerap Diminati Pasar Global

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang kaya akan hasil alamnya. Sehingga tak heran jika hasil kekayaan alam Indonesia menjadi komoditas unggulan ekspor ke berbagai penjuru dunia untuk memenuhi permintaan pasar.

Disamping itu, dengan melakukan kegiatan ekspor komoditas unggulan, bisa membantu perekonomian negara, karena secara tidak langsung menambah devisa negara.

Apa saja yang menjadi komoditas unggulan ekspor Indonesia? Berikut beberapa hasil kekayaan alam yang telah di ekspor ke beberapa negara :

  1. Udang
  2. Kopi
  3. Minyak Kelapa Sawit
  4. Kakao
  5. Karet
  6. Tekstil dan Produk Tekstil
  7. Alas Kaki
  8. Elektronik
  9. Otomotif
  10. Furnitur

Setiap komoditas juga memiliki harga jual yang berbeda. Jika Anda fokus dalam satu komoditas, Anda harus cermat dalam menentukan harga jual. Anda harus memahami betul komonen-komponen atau faktor apa saja yang perlu Anda perhatikan, supaya harga jual ekspor yang Anda tentukan benar-benar tepat dan dapat berkompetisi dengan kompetitor atau negara lain.

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi penentuan harga jual ekspor. Apa saja?

Faktor Yang Mempengaruhi Harga Jual Ekspor

Ada beberapa faktor yang ikut andil dalam menentukan harga jual ekspor, antara lain:

Biaya Produksi

Faktor yang paling utama untuk diketahui adalah biaya produksi. Anda harus bisa mengetahui berapa total biaya pengeluaran untuk memproduksi barang komoditas Anda. Dari mulai biaya bahan baku, gaji karyawan, dan lain-lain. Jika biaya produksi meningkat, maka secara otomatis akan berpengaruh terhadap harga jual produk.

Biaya Bank

Karena kita melakukan transaksi perdagangan internasional melalui bank, pastinya kita akan dikenakan biaya.

Biaya Pengelolaan

Merupakan seluruh biaya yang timbul dalam pengurusan dan pengiriman barang ekspor, mulai dari biaya untuk administrasi, biaya pengurusan berbagai dokumen ekspor, maupun pengangkutan barang dari workshop ke pelabuhan.

Pajak Ekspor

Setiap kegiatan ekspor, pastinya akan dikenakan pajak. Dan pajak yang dikenakan ke setiap jenis produk komoditas pun berbeda-beda.

Biaya Jasa Pihak Ketiga

Dalam menekuni kegiatan ekspor, pastinya akan berhubungan dengan dengan pihak ketiga seperti Forwarder, Cargo, atau jasa lain yang dibutuhkan dalam kegiatan ekspor.

Biaya Pengapalan

Biaya ini dikeluarkan untuk membayar pengiriman barang dari pelabuhan muat hingga ke pelabuhan negara tujuan. Besaran biaya ini berbeda-beda tergantung tujuan dan besarnya kontainer.

Biaya Asuransi

Untuk mengantisipasi adanya resiko yang menyebabkan kerugian besar seperti terjadinya kecelakaan, biasanya buyer kerap meminta barang atau produk yang dikirim disertai asuransi.

Strategi Menentukan Harga Ekspor

Dalam penentuan harga, Anda bisa menerapkan strategi yang umumnya digunakan oleh eksportir, antara lain sebagai berikut :

  • Menggunakan sistem dumping dengan menawrkan everyday low proce (menjual produk dengan harga yang lebih rendah dari biasanya).
  • Menawarkan harga kompleks. Anda bisa menawarkan harga produk per paket (bundled price), paket arga dua produk, harga promosi, kuantiti diskon, “beli dua gratis satu”, dan program loyalitas untuk produk tertentu.
  • Sesuaikan harga produk biasanya dalam melakukan respon terhadap perubahan harga pesaing.

Tips Sederhana Menghitung Harga Jual Ekspor yang Perlu Anda Ketahui

Untuk bisa mengekspor produk komoditas unggulan, ada beberapa hal yang wajib Anda pertimbangkan. Salah satunya adalah dalam menentukan harga jual produk. Berikut ini beberapa tips sederhana dalam menentukan harja jual ekspor, antara lain:

Hitunglah semua biaya pengeluaran secara lengkap seperti biaya produksi atau bahkan pajak.
Pertimbangkan segala komponen atau faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual.
Sebaiknya Anda membuat batasan Minimum Order Quantity untuk setiap pesanan produk / barang untuk memudahkan penentuan harga jual.
Tentukan nilai kurs dengan cermat, mengingat Anda melakukan transaksi dengan mata uang asing seperti US Dollar, dimana nilai kurs selalu berubah seaktu-waktu
Pastikan produk Anda memiliki daya saing tinggi dalam hal mutu, kualitas, delivery time atau lainnya, dibanding produk kompetitor.

Jika Anda masih bingung dalam menentukan harga jual, tak perlu khawatir. Konsultasikan dengan kepada eksportir yang berpengalaman. Anda bisa juga mengikuti pelatihan ekspor yang diselenggarakan IRAMURA.ID

Dalam pelatihan belajar ekspor tersebut, Anda akan dibimbing oleh mentor berpengalaman yang sukses menembus pasar dunia, Anda akan dilatih hingga sukses menjadi eksportir. Salah satu materi yang diajarkan adalah cara menentukan harga jual ekspor.

Bukan itu saja, dalam beberapa modul Anda juga akan diajarkan strategi revisi harga untuk bisa bersaing di pasar global.

Copyright © IraMura.com