support@iramura.com
support@iramura.com
Category

Komoditas Udang, Sang Primadona Unggulan Ekspor Indonesia

Komoditas Udang, Sang Primadona Unggulan Ekspor Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil alamnya. Sehingga tak heran jika Indonesia memiliki komoditas ekspor unggulan. Beragam hasil kekayaan alam Indonesia diperdagangkan hingga ke segala penjuru dunia untuk memenuhi kebutuhan manusia. Salah satunya adalah hasil industri perikanan adalah udang. Dimana saat ini udang menjadi primadona komoditas unggulan utama yang paling berperan membantu perekonomian negara.

Sebagai negara yang memiliki sumber daya alam yang kaya, Indonesia memiliki nilai ekspor udang yang tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya. Terlebih dengan kondisi geografis yang secara garis besar wilayah Indonesia adalah laut, maka tak heran Indonesia terkenal sebagai negara maritim.

Dan sebagai negara maritim, Indonesia mencatatkan diri sebagai negara pengekspor hasil perikanan terbesar di dunia. Salah satu hasil kekayaan alam dari sektor perikanan adalah udang.

Akan tetapi, tidak semua jenis udang bisa di ekspor ke mancanegara. Setidaknya ada 3 (tiga) jenis udang yang menjadi unggulan pasar ekspor Indonesia untuk memenuhi permintaan negara lain.

Mengenal Jenis Udang Unggulan Untuk Ekspor

Berikut 3 (tiga) jenis udang unggulan yang menjadi komoditas utama ekspor Indonesia:

1. Udang Vannamei

Pembudidayan udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) sedang berkembang pesat di Indonesia akhir-akhir ini. Udang Vannamei memiliki berbagai keunggulan dibandingkan udang lain, semisal lebih tahan serangan penyakit, pertumbuhan lebih cepat, masa pemeliharaan lebih singkat, tergolong tinggi daya tahan hidup selama pemeliharaan, pemberian pakan yang relatif lebih mudah.

Udang vannamei bisa dikembangkan dengan teknik pola tambak udang tradisional, semi-intensif, maupun supra intensif.

Dengan nilai ekspor jenis perikanan lebih dari 85% dari keseluruhan ekspor udang. Nilai ekspor udang vaname Indonesia sendiri merupakan urutan ke-3, pertama Thailand kemudian India. Budidaya udang vaname relatif lebih mudah jika bandingkan dengan udang jenis lain.

Tingginya nilai ekspor udang vaname tidak hanya menguntungkan pemerintah. Bagi masyarakat, potensi untuk meraup keuntungan dengan budidaya udang vaname juga masih tinggi.

Dalam melakukan budidaya udang vaname dapat menggunakan air tawar.

Udang Vannamei sangat diminati oleh pasar Amerika Serikat. Selain itu permintaan udang jenis ini semakin meningkat datang dari negara China dan Jepang.

2. Udang Windu

Udang Windu merupakan udang asli Indonesia. Udang dengan nama latin Penaeus Monodon dikenal juga sebagai Tiger Shrimp. Udang windu digemari sebagai bahan makanan karena badannya yang tergolong besar dan rasanya manis gurih. Pasar ekspor udang windu dari Indonesia ke Jepang dan kawasan Eropa.

Udang Windu umumnya dikembangkan dengan teknik pola tambak tradisional. Namun, udang Windu lebih sulit dalam proses pemeliharaan. Hingga saat ini udang Windu masih memiliki kerentanan yang tinggi dibandingkan dengan udang Vannamei. Udang Windu masih mudah terserang penyakit atau virus yang bisa menimbulkan kematian.

3. Udang Galah

Udang galah dikenal juga sebagai Fresh Water shrimp. Udang galah disukai oleh pasar Asia karena memiliki kandungan asam lemak jenuh tidak terlalu tinggi dampak dari hidup di air tawar. Udang galah (Macrobrachium Rosenbergii) memiliki ukuran paling besar dibandingkan jenis udang air tawar lainnya.

Mempersiapkan Komoditas Udang Untuk Ekspor

Seiring meningkatnya permintaan kebutuhan udang dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, China, dan Jepang, tentu ini menjadi kesempatan Anda yang sedang mencari peluang bisnis ekspor.

Berdasarkan data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries, pada bulan April 2021, nilai impor udang AS mencapai 514,2 juta dolar AS (setara dengan 7,4 triliun rupiah) dengan atau meningkat sebesar 17%, dibanding April 2020 lalu. Kemudian dari sisi volume, impor udang AS pada April 2021 sebesar 61,1 ribu ton atau meningkat sebesar 18,2% dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Mengacu pada data tersebut terlihat adanya tren positif pertumbuhan permintaan udang di pasar AS, yang tentu menjadi peluang bagi Indonesia sebagai salah satu produsen utama udang dunia untuk mengisi pasar tersebut.

Dari tiga jenis udang yang paling mudah dalam hal pengembangan adalah jenis udang vaname. Dengan resiko kecil karena udang jenis ini dinilai lebih tahan serangan penyakit dan tingkat pertumbuhan yang cepat dibanding udang jenis lainnya.

Jika Anda tidak memiliki keahlian atau pengetahuan dalam hal pengembangan budidaya udang Vaname, Anda bisa menggandeng petani udang Vaname yang sudah berkembang. Tentunya memiliki kapasitas produksi yang sanggup memenuhi permintaan pasar.

Disisi lain Anda juga harus mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan ekspor udang Vaname.

Akan tetapi, tantangan untuk melakukan ekspor udang vaname masih tinggi. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai prosedur dan syarat menjadi eksportir juga masih banyak, salah satunya mungkin Anda yang baru memiliki rencana.

Tak perlu khawatir, bantuan serta penyuluhan dari pemerintah tentunya sangat penting untuk memenuhi permintaan negara tujuan ekspor udang Vaname. Anda bisa mengikuti penyuluhan atau pelatihan yang diadakan oleh pemerintah.

Atau jika Anda memang ingin fokus menjadi ekportir udang, Anda bisa mengikuti seminar atau pelatihan ekspor seperti yang diselenggarakan oleh IRAMURA.ID

Dalam pelatihannya, IRAMURA.ID akan membimbing Anda hingga sukses menjadi ekportir udang. IRAMURA.ID membekali Anda dengan pengetahuan tentang apa saja yang diperlukan untuk bisa ekspor udang ke mancanegara. Termasuk membekali Anda cara ekspor udang dengan metode pemasaran yang tepat dan cepat. Jika produk Anda sudah siap, maka Anda pun siap melakukan ekspor udang Vaname!

Copyright © IraMura.com